Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sepanjang semester pertama tahun 2025, tercatat sebanyak 539 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Tulungagung. Dari jumlah itu, sebanyak 80 korban meninggal dunia, dengan mayoritas insiden melibatkan kendaraan roda dua.
Baca Juga :Ribuan Tiang Provider Internet Belum Berizin, Wali Kota Blitar Perintah Segel
Data tersebut diungkap oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Gery Permana, pada Selasa (15/7/2025). Ia menyebut, dari total kecelakaan yang terjadi, sebanyak 451 kasus melibatkan sepeda motor, 64 kasus melibatkan mobil, 15 kasus truk, dan 3 kejadian melibatkan bus.
“Secara total keseluruhan ada 539 kejadian, mayoritas melibatkan kendaraan roda dua. Sedangkan korban jiwa yang tercatat mencapai 80 orang,” jelasnya.
Gery menjelaskan, bulan April menjadi periode paling rawan dengan 130 kejadian kecelakaan, bertepatan dengan arus mudik dan balik libur Lebaran 2025. Kepadatan lalu lintas dinilai menjadi faktor pemicu utama meningkatnya kecelakaan saat itu.
Pihak kepolisian juga menilai bahwa penyebab utama kecelakaan masih didominasi faktor kelalaian pengendara atau human error, seperti tidak memperhatikan rambu lalu lintas, melanggar marka jalan, hingga kebut-kebutan.



















