Pencarian Bocah 8 Tahun yang Diduga Terseret Sungai Jaten Dihentikan, Tim Gabungan Belum Temukan Tanda-tanda

Pelatih Ong Kim Swee Lepas Persik Kediri, Arthur Irawan Beri ApresiasiPencarian Bocah 8 Tahun yang Diduga Terseret Sungai Jaten Dihentikan, Tim Gabungan Belum Temukan Tanda-tanda
Tim gabungan saat briefing sebelum pencarian korban. (aziz/memo)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Pencarian terhadap APN (8), bocah asal Desa Jaten, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, yang diduga terseret arus Sungai Jaten akhirnya resmi dihentikan. Hingga hari ketujuh, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan anak berkebutuhan khusus tersebut.

Tim gabungan terdiri dari BPBD, SAR, kepolisian hingga TNI. Upaya pencarian dilakukan secara maksimal, mulai dari penyisiran tanggul sungai di darat hingga menggunakan perahu karet untuk menyusuri aliran Sungai Jaten dan Sungai Brantas. Namun seluruh upaya itu belum membuahkan hasil.

“Sampai saat ini belum ditemukan,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, Jumat (28/11/2025).

Read More

Baca Juga :Pelatih Ong Kim Swee Lepas Persik Kediri, Arthur Irawan Beri Apresiasi

Ia menjelaskan, sesuai prosedur, jika dalam tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil, maka operasi resmi dihentikan. Tim gabungan kemudian kembali ke satuan masing-masing, namun tetap siap turun kembali jika ditemukan tanda-tanda baru.

Sejak awal, tim gabungan telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk sejumlah polsek di wilayah Tulungagung dan Kediri, khususnya daerah yang dilintasi aliran Sungai Brantas. Informasi juga disampaikan kepada para penambang pasir.

Diketahui, APN telah meninggalkan rumah selama tiga hari sebelum dinyatakan hilang. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa ia meninggalkan rumah pada Rabu (19/11/2025) pukul 17.30 tanpa pamit dan tanpa membawa identitas. Korban memiliki kebutuhan khusus, seperti keterlambatan bicara, dan hanya memiliki satu gigi pada bagian atas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *