Batu, SEJAHTERA.CO – Sepanjang tahun 2025, Polres Batu mencatat sejumlah capaian penting di berbagai bidang, mulai dari penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga inovasi pelayanan publik. Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah Kota Batu berada dalam kondisi kondusif, dengan minim konflik sosial maupun keluhan masyarakat yang menonjol.
Baca Juga :Satreskrim Polres Kediri Kota Ungkap Deretan Kasus Kriminal Periode November 2025
Di bidang penegakan hukum, Satreskrim Polres Batu mencatat nihil kasus terorisme sepanjang 2025. Meski demikian, penanganan perkara pidana tetap menjadi perhatian, terutama kejahatan yang menyangkut kemanusiaan. Selama setahun terakhir, tercatat 62 kasus narkoba dengan mayoritas pelaku berusia produktif 26–35 tahun. Selain itu, penanganan perkara perlindungan perempuan dan anak (PPA) mencapai 37 kasus, yang didominasi kasus persetubuhan dan pencabulan anak, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta kekerasan terhadap anak.
Sementara itu, Satresnarkoba Polres Batu menangani puluhan perkara narkotika dengan pendekatan penegakan hukum dan rehabilitasi. Sepanjang 2025, sebanyak 41 kasus diproses hingga tahap hukum dengan 43 tersangka. Selain itu, terdapat 21 kasus rehabilitasi terhadap 23 tersangka sebagai bagian dari strategi menekan peredaran narkoba sekaligus memulihkan para pengguna.
Di sektor lalu lintas, Satlantas Polres Batu mencatat peningkatan angka kecelakaan sebesar 7,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah kecelakaan dengan korban meninggal dunia juga mengalami kenaikan sebesar 10,3 persen atau bertambah 24 kasus. Salah satu penanganan menonjol yakni pengungkapan kasus kecelakaan beruntun di Kota Batu, yang menjadi peristiwa kedua di Indonesia dengan penetapan tersangka tidak hanya terhadap pengemudi, tetapi juga pemilik perusahaan otobus (PO bus). Langkah tersebut dinilai sebagai terobosan progresif dalam penegakan hukum kecelakaan lalu lintas.



















