Kediri, SEJAHTERA.CO – Program Home Visit Anak Tidak Sekolah (ATS) Award di Kabupaten Kediri yang digelar sejak Januari hingga April 2026, serta program pemerataan pendidikan, mulai membuahkan hasil.
Baca juga:Budidaya Ikan Moly di Kediri, Pembudidaya Fokus Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Tak Menentu
Dari total 11.550 anak tidak sekolah di Kabupaten Kediri, per 24 April 2026 tercatat sebanyak 5.390 anak telah kembali bersekolah. Sementara itu, masih terdapat 6.160 anak yang belum kembali ke bangku pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Muhamad Muhsin, mengatakan upaya lanjutan akan terus dilakukan untuk menekan angka ATS.
Selanjutnya, mulai 1 hingga 30 Mei 2026 akan digelar gerakan satu guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk satu anak agar kembali ke sekolah. Kemudian pada Juni hingga Juli dilanjutkan dengan gerakan visit cegah ATS, di mana guru diwajibkan melakukan kunjungan ke rumah murid yang telah lulus agar melanjutkan pendidikan.
“Hal ini dilakukan agar anak tetap bisa bersekolah. Setelah lulus dari program ini, diharapkan angka ATS bisa terus menurun dan semua anak usia sekolah dapat kembali masuk sekolah,” ujarnya.



















