Nekat Kejar Ikan Saat Arus Deras, Warga Blitar Tenggelam di Sungai Brantas

Polisi saat olah TKP korban hilang ditelan Sungai Brantas.
Polisi saat olah TKP dan sejumlah identitas yang ditinggal ketika korban nyemplung Sungai Brantas. (foto; abdul aziz wahyudi)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Tradisi pladu atau mencari ikan di Sungai Brantas, Kabupaten Blitar, kembali memakan korban. Seorang warga dilaporkan tenggelam setelah terseret arus deras sungai yang tengah dilakukan penggelontoran (flushing).

Baca juga:Kecelakaan di Talun Blitar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Honda Brio

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di kawasan Kedung Ketek, Sungai Brantas, tepatnya di Dusun Sembon, Desa Satreyan, Kecamatan Kanigoro.

Read More

Korban diketahui bernama Isnaeni (50), warga Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.

“Tim masih melakukan pencarian di lokasi kejadian,” ujar Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni.

Berdasarkan keterangan, kejadian bermula saat korban bersama sekitar 10 warga lainnya berangkat ke Sungai Brantas untuk mencari ikan. Mereka datang secara beriringan menggunakan sepeda motor sambil membawa alat tangkap berupa jaring atau ayap.

Setibanya di lokasi, tepatnya di area bawah Bendungan Lodoyo yang sedang dilakukan flushing, rombongan langsung turun ke sungai untuk mencari ikan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *