Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Seorang relawan kemanusiaan asal Kabupaten Ponorogo bernama Herman Budianto menjadi salah satu korban penyanderaan tentara zionis Angkatan Laut Israel (IOF) saat menjalankan misi bantuan kemanusiaan menuju Palestina melalui jalur laut di perairan Siprus, Selasa 19 Mei 2026.
Herman diketahui menjadi bagian tim relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla bersama sejumlah aktivis dan jurnalis dari berbagai negara yang membawa bantuan untuk warga Palestina di Gaza.
Kabar tersebut membuat keluarga Herman Budianto yang berada di Ponorogo diliputi kecemasan. Seperti diungkapkan Diah Puspasari, adik kandung Herman yang mengaku baru tahu sang kakak disandera oleh IOF melalui vidio yang beredar.
“Tahunya dari media sosial, langsung dihubungi tidak bisa,” ungkap Diah Puspasari, saat ditemui dikediamannya di jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga :Polisi Bongkar Modus Perkenalan Medsos untuk Gelapkan Motor di Kota Batu
Diah menuturkan sebelum ditangkap, sang kakak terakhir kali berkomunikasi melalui whatsapp grup keluarga pada tanggal 19 Mei lalu. Saat ini Herman pamit akan ke Palestina dalam misi kemanusiaan.
“Memang biasa pergi keluar negeri, tapi kemarin tiba-tiba pamit ke Palestina melalui Turki,” imbuhnya.
Herman selama ini tinggal berdomisili di Kota Depok, Jawa Barat. Bapak dengan 10 orang anak tersebut juga dikenal vokal dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Bahkan dari catatan keluarga dirinya sudah tiga kali ke Palestina dalam misi kemanusiaan.



















