Bupati Lamongan Resmikan Layanan Hemodialisis, Endoskopi, dan Baby Spa di RSUD Ngimbang

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan pengecekan pelayanan di RSUD Ngimbang.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Direktur RSUD Ngimbang dr. Hilda melakukan pengecekan pelayanan di RSUD Ngimbang.(foto: istimewa)

Lamongan, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkomitmen mendekatkan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan. Komitmen itu diwujudkan melalui peresmian tiga unit layanan kesehatan baru di RSUD Ngimbang oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Kamis (21/5/2026).

Baca juga:Polres Lamongan Tangkap Residivis Pencuri 53 Mesin Diesel, Aksinya Rugikan Petani

Tiga layanan baru yang kini resmi beroperasi meliputi hemodialisis (cuci darah), endoskopi, serta baby spa. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memangkas jarak dan mempermudah akses pengobatan bagi warga tanpa harus ke pusat kota.

Read More

Bersamaan dengan peresmian tersebut, Pemkab Lamongan juga menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi warga wilayah selatan. Sebanyak 10 pasien menjalani operasi dan mendapatkan bantuan kacamata gratis, terutama bagi yang belum terjangkau BPJS Kesehatan.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menuturkan, rangkaian kegiatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tahun ini dilaksanakan dengan prinsip efisiensi. Meski demikian, dampak nyata bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457. Meskipun dilakukan dengan efisiensi, tetapi harus benar-benar berdampak. Ini merupakan aksi nyata pemerintah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, kehadiran layanan hemodialisis, endoskopi, baby spa, hingga operasi katarak gratis merupakan jawaban atas kebutuhan fasilitas kesehatan yang selama ini dinantikan masyarakat Lamongan wilayah selatan.

Pak Yes menegaskan, peningkatan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Lamongan untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal itu tercermin dari meningkatnya angka usia harapan hidup (UHH) yang kini mencapai 75,4 tahun.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *