Pria di Tulungagung Curi Tabung Gas LPG, Perkara Diselesaikan Melalui Restorative Justice

Pria di Tulungagung Curi Tabung Gas LPG, Perkara Diselesaikan Melalui Restorative Justice
Penyelesaian perkara dugaan pencurian tabung gas LPG 3 kilogram di Tulungagung yang telah diselesaikan melalui Restorative Justine. (Polsek Tulungagung Kota)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pria pencuri tabung gas LPG di Kelurahan Sembung, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung diringkus Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota.

Meski begitu, kini kasus tersebut diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) usai korban memaafkan perbuatan pelaku.

Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Puji Hartanto mengatakan, pelaku yang diamankan itu berinisial NPJ (45) warga Desa Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Read More

Sedangkan korban aksi pencurian LPG itu yakni MIA (33) warga Kelurahan Sembung, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung.

Kasus pencurian tabung gas LPG 3 kilogram itu bermula saat korban sedang membuka tokonya di wilayah Kelurahan Sembung, Tulungagung dan mendapati adanya tabung gas yang hilang.

Baca Juga :Sebanyak 25 Lembaga Pendidikan SD di Tulungagung Perlu Perbaikan, Anggaran Perbaikan Capai Rp3 Miliar

Korban lantas memeriksa kamera CCTV untuk memastikan penyebab hilangnya dua tabung gas LPG 3 kilogram tersebut.

“Saat korban memeriksa kamera CCTV, ternyata tabung gas LPG 3 kilogram di tokonya hilang karena dicuri oleh pelaku,” kata Kompol Puji Hartanto, Kamis (4/6/2026).

Atas aksi pencurian itu, ungkap Puji, korban mengalami kerugian sekitar Rp400 ribu dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tulungagung Kota agar diproses lebih lanjut.

Setelah menerima laporan itu, petugas kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan upaya penyelidikan berbekal bukti rekaman CCTV di toko korban.

Hasilnya, petugas berhasil mengamankan pelaku di rumahnya yang kemudian pelaku diamankan di kantor Polsek Tulungagung Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, petugas juga turut menghadirkan korban untuk dilakukan mediasi untuk penyelesaian kasus pencurian yang menjerat pelaku.

Baca Juga :Peresmian PPTS KDMP di Desa Sidomulyo Wates, Bermanfaat bagi Masyarakat dan Optimis Petani Sejahtera

“Awalnya kami berikan fasilitas untuk mediasi antara korban dan pelaku dalam penyelesaian perkara ini di kantor Polsek Tulungagung Kota,” ungkapnya.

Selama proses mediasi, Puji menyebut, pelaku bersedia membuat surat pernyataan memberikan ganti rugi kepada korban, meminta maaf secara langsung, serta berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Hal itu kemudian membuat Korban mencabut laporan dan tidak akan menuntut secara pidana maupun perdata.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, perkara dugaan pencurian dua tabung gas LPG 3 kilogram resmi diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak sepakat untuk menjaga hubungan baik ke depannya.

Maka perkara dugaan pencurian dua tabung gas LPG 3 kilogram ini resmi dicabut dan diselesaikan secara kekeluargaan.

Baca Juga :Paparkan Inovasi Unggulan, Desa Bulukerto Mantapkan Langkah di Lomba Desa Jatim 2026

“Melalui Restorative Justice, diharapkan permasalahan dapat diselesaikan secara damai tanpa menghilangkan rasa keadilan bagi para pihak. Namun apabila pelaku mengulangi perbuatannya dikemudian hari, maka proses hukum akan ditempuh sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *