Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Capaian Universal Health Coverage (UHC) atau sistem penjaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Tulungagung rupanya peringkat paling bawah di Jawa Timur.
Hal ini dikarenakan tingkat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Tulungagung masih di bawah target ideal.
Kepala BPJS Kesehatan Tulungagung, Fitriyah Kusumawati mengatakan, capaian UHC di Kabupaten Tulungagung saat ini merupakan peringkat tiga besar paling bawah di Jawa Timur.
Pasalnya, saat ini Kabupaten Tulungagung berada di urutan 36 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk kepesertaan JKN.
Berdasarkan rekapitulasi data di bulan Mei 2026, total kepesertaan program JKN di Tulungagung masih 84,52 persen atau 965.760 jiwa dari total penduduk sebanyak 1.142.607 jiwa.
Agar capaian UHC di Tulungagung termasuk ideal, seharusnya 98 persen dari total penduduk di Tulungagung ikut kepesertaan JKN.
Baca Juga :Bawang Merah Turun, Bawang Putih Naik, ini Kata Pelaku UMKM di Kediri
“Kita saat ini masih jauh dibawah UHC, dan menduduki urutan ke 36 dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Untuk mencapai UHC, butuh 153.855 peserta JKN di Tulungagung,” kata Fitriyah Kusumawati, Jumat (26/6/2026).
Hasil itu, ungkap Fitriyah, menunjukkan jika capaian UHC di Kabupaten Tulungagung masih sangat rendah, sehingga perlu kolaborasi lintas sektor untuk ditingkatkan minimal sesuai target ideal.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Tulungagung untuk mendongkrak capaian UHC di Kabupaten Tulungagung.



















