Sadono mengaku, droping air bersih akan terus berlangsung sampai masa darurat air bersih di Kabupaten Malang dinyatakan berakhir.
Saat ini pihaknya juga mensurvei Desa Sumberagung dan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) untuk dilakukan pengiriman air bersih.
“Menyusul masih kami survei dua lokasi di Kecamatan Sumawe,” ujarnya.
Sadono mengatakan, total wilayah di Kabupaten Malang yang potensi rawan kekeringan sendiri banyak. Dari data yang diperoleh 18 desa di 9 kecamatan meliputi Donomulyo, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Pagak, Sumberpucung, Kalipare, Lawang, Singosari dan Jabung.
“Pemicu kekeringan yang jelas karena kemarau panjang. Kemudian berdampak pada sumber mata air yang mati. Kemudian saat ini sudah memasuki puncak musim kemarau,” tutupnya. (rif)



















