Serta tidak sedikit dari masyarakat di Blitar dan sekitarnya yang melaksanakan tapak tilas dan renungan suci di Monumen Trisula untuk mengenang aksi pembantaian PKI di Blitar Selatan.
Selain itu juga banyak juga monumen ini juga untuk destinasi para goweser sepeda. Karena rutenya ke tempat ini lumayan menanjak, oleh karena itu menjadi tantangan bagi para goweser.
Di bagian bawah patung terukir nama-nama korban. Baik yang berasal dari tokoh dan anggota PKI, warga sekitar dan anggota TNI. Ada lima patung yang berdiri di Monumen Trisula.
Patung-patung itu dikelilingi pilar tembok setinggi sekitar 5 meter. Tiga di antaranya merupakan patung TNI yang membawa senjata. Ada satu patung TNI yang tengah menunjuk ke depan. Maknanya, menunjukkan bahwa di daerah ini pernah terjadi penumpasan sisa-sisa PKI.
Di sini juga terdapat 45 anak tangga menuju monumen, yang memiliki makna tahun kemerdekaan Indonesia, yakni 1945. Kemudian ada 17 pilar yang memiliki makna tanggal 17.(kmc)



















