“Karena sangat berbahaya, kami evakuasi dengan cara membakar sarang tawon vespa. Bahkan beberapa petugas kami juga sempat tumbang akibat sengatan tawon vespa,” jelasnya.
Selain serangan tawon vespa, pada tahun ini serangan ular masuk rumah warga juga mengalami peningkatan dibanding tahun 2022. Diketahui kebanyakan ular yang masuk ke rumah warga merupakan ular berjenis phyton yang tentunya tidak memiliki bisa, namun tetap berbahaya.
Sampai dengan September 2023 sudah ada 60 kasus ular masuk rumah warga dan sudah di evakuasi oleh Damkar Tulungagung. Padahal sepanjang tahun 2022 saja, hanya ada 24 kasus ular yang masuk ke rumah warga yang dilakukan evakuasi oleh petugas.
“Kebanyakan ular masuk rumah ini karena mengejar mangsanya yakni tikus. Makanya kami himbau agar masyarakat menjaga kebersihan rumahnya,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Dhita Septiadarma



















