Faktor lain yakni, pengalaman yang dicantumkan pelamar tidak relevan dengan jabatan yang dilamar. Contohnya melamar sebagai penyuluh pertanian tapi pengalamannya sebagai pekerja di Bank.
Selain itu, juga masih ditemukan kualifikasi pendidikan yang tidak relevan dengan jabatan yang dilamar. Contohnya formasi syaratkan pendidikan S1 sosial kemasyarakatan, tapi ijazah yang digunakan D4.
“Hal-hal seperti itu yang banyak ditemui tim kami saat verifikasi, sehingga secara otomatis tidak memenuhi syarat, rata-rata memang tidak sesuai dengan yang persyaratan,” tegasnya.
Andi menyebut contoh tersebut masih sebagian kecil kesalahan yang menyebabkan peserta TMS. Ia pun mengatakan, masih banyak di luar contoh tersebut yang menyebabkan banyaknya yang gagal dalam proses verifikasi administrasi.
“Sebenarnya itu kesalahan kecil tapi berakibat fatal, sehingga diharapkan agar para peserta lebih teliti kembali,” pungkasnya.
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Dhita Septiadarma



















