Sosialisasikan ‘Pesenam Cilik’ pada Guru PAUD Kota Kediri, Lahirkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkarakter

Sosialisasikan ‘Pesenam Cilik’ pada Guru PAUD Kota Kediri, Lahirkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Berkarakter

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Novita berharap para peserta bisa mengimbaskan pengetahuan yang diperoleh kepada pendidik yang lain dan mengimplementasikannya pada kegiatan belajar mengajar di lembaga masing-masing sehingga terwujud generasi penerus yang sehat, cerdas, ceria dan memiliki akhlak mulia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan mengatakan dengan melatih motorik anak, mereka dapat bergerak bebas, sehat jasmani rohani sehingga ke depan bisa melahirkan generasi penerus yang sehat, ceria dan berkarakter.

Hal ini selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan. “Implementasi kurikulum merdeka yakni tidak mengikat anak, mereka diberikan kebebasan untuk lebih mengasah dan mengeksplor kreativitas yang dimiliki. Dengan begitu siswa diharapkan aktif dan tidak merasa tertekan mengikuti proses pembelajaran karena masih fase bermain,” tuturnya.

Read More

Anang melanjutkan dari total 265 lembaga PAUD di Kota Kediri, tidak semuanya berkesempatan mengikuti sosialisasi. Untuk itu kepada para peserta, Anang berpesan agar menyampaikan pengetahuan yang didapat kepada teman-teman guru di gugus atau pokja masing-masing.

“Setelahnya mereka akan memberikan pembelajaran pada anak-anak dan diterapkan di lembaga masing-masing pada keseharian sebelum masuk kelas atau seminggu sekali. Senam ini rencananya juga akan ditampilkan pada acara Jambore PAUD nanti,” terang Anang.

Pada kesempatan yang sama, Wiwik dari KB Pelangi Kelurahan Dermo mengungkapkan dirinya sangat bersemangat mengikuti sosialisasi. Menurutnya dengan rutin melakukan aktivitas senam, bisa menumbuhkan dan merangsang motorik anak, meningkatkan daya ingat serta menumbuhkan karakter anak.

“Saya sebagai guru sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Di lembaga pendidikan saya selama ini juga sudah mengadakan senam, dengan adanya sosialisasi ini bisa menambah referensi gerakan senam sehingga anak juga tidak bosan,” tuturnya.(*)

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *