Mulai dari pendaftaran hingga pemberian tinta sebagai tanda sudah melakukan pencoblosan. Hanya saja pakaian yang dikenakan menyita banyak perhatian karena tak lazim seperti pada umumnya.
“Kami ingin memastikan bahwa hak pilih kami dapat tersalurkan mengikuti Pilkades ini,” imbuhnya.
Usai melakukan proses pencoblosan, Fando dan Laila kembali ke rumahnya untuk kembali melanjutkan acara pernikahan. Untuk diketahui, dalam pesta demokrasi itu, ada sembilan desa di Kabupaten Trenggalek yang melaksanakan kegiatan serupa.
“Setelah melakukan pencoblosan kepala desa, kami kembali untuk melanjutkan acara temu manten dan resepsi,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















