“Artinya, selama musim kemarau ini, nilai IKU di Tulungagung sedikit mengalami penurunan karena selama musim kemarau, polutan itu bertambah dan kualitas udara jadi menurun,” ungkapnya.
Kendati sedikit menurun, jelas Suroso, hal itu tidak mempengaruhi nilai IKU secara keseluruhan yang berarti kualitas udaranya sendiri masih dalam kategori aman bagi masyarakat.
Dengan begitu, pemerintah belum akan mengeluarkan rekomendasi pemakaian masker bagi masyarakat saat keluar rumah.
Menurut Suroso, upaya dalam menjaga IKU di Kabupaten Tulungagung semata-mata bukan tanggungjawab pemerintah saja melainkan juga tanggungjawab semua masyarakat. Maka dari itu, masyarakat dihimbau untuk bisa mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dan tidak membakar sampah sembarangan.
“Meski pemerintah belum akan mengeluarkan rekomendasi pemakaian masker di luar rumah, tetapi lebih baik tetap menggunakan masker untuk mencegah terjadinya infeksi saluran pernafasan akut (ISPA),” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















