Terjadi 50 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tulungagung, Didominasi Kekerasan Fisik dan Kekerasan Seksual

Terjadi 50 Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tulungagung, Didominasi Kekerasan Fisik dan Kekerasan Seksual

Kemudian setelah peninjauan kasus selesai dilakukan, pihaknya akan menentukan langkah selanjutnya untuk menangani sebuah kasus dengan pengelolaan kasus. Baru dari situ, pihaknya dapat menentukan apakah korban membutuhkan pendampingan psikologis maupun mediasi.

“Pada penanganan kasus, kami harus berkoodinasi dengan semua stakeholder yang menjadi mitra kami. Selain itu, kalau korban perlu tempat aman, kami akan berkoordinasi untuk menyediakan hal itu kepada korban,” jelasnya.

Dwi menyebut, tidak dapat menentukan apakah sebuah kasus kekerasan terhadap anak telah selesai. Apalagi dampak traumatis yang dialami korban sewaktu-waktu bisa muncul kembali, sehingga perlu rutin dilakukan monitoring secara berkala.

Read More

Pasalnya dari puluhan kasus yang terjadi, mayoritas korban mengalami traumatis terutama korban kekerasan fisik dan korban pelecehan seksual. Kendati demikian setelah menjalani penanganan, saat ini kondisi para korban sudah berangsur membaik meski belum 100 persen normal.

“Prioritas utama kami bagaimana agar para korban ini bisa pulih dari traumanya. Apalagi faktor penyebab terjadinya kekerasan pada anak itu dari keluarga atau orang terdekat, sehingga kami pulihkan dulu agar korban bisa kembali bersosialisasi,” pungkasnya.

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *