Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Menjelang tahun politik 2024, Sekertaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Muhammadiyah akan tetap netral namun aktif dalam Pemilihan Presiden 2024.
Dia juga membebaskan warga Muhammadiyah untuk memilih pasangan capres dan cawapres sesuai dengan preferensi masing-masing, tanpa adanya rekomendasi dari Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.
“Silahkan memilih presiden sesuai keinginannya, yang jelas PP Muhammadiyah tetap netral dan aktif,” ungkap Abdul Mu’ti saat kunjungan ke Ponorogo.
Selain itu, Abdul Mu’ti juga menyatakan bahwa PP Muhammadiyah tidak memberikan rekomendasi kepada kader untuk bergabung dengan tim sukses capres atau cawapres tertentu.
Bagi kader yang ingin menjadi bagian dari tim sukses, mereka diperbolehkan namun harus cuti selama masa tugas tersebut.
“Kalau masuk timses harus cuti dulu dari perserikatan maupun amal usaha. Nanti jika sudah selesai bisa kembali lagi ke perserikatan,” jelasnya .



















