“Nanti KPU RI yang akan bertindak apabila pengiriman logistik masih belum 100 persen sampai dengan akhir Desember 2023,” jelasnya.
Adapun terkait proses sortir logistik, Susanah menjelaskan, sudah mendapat laporan jika terdapat beberapa logistik yang rusak maupun berbeda ukuran. Diketahui, terdapat 192 tinta rusak dari total 6.610 buah.
Tinta diduga rusak atau tumpah pada saat proses pengiriman. Selain itu, pihaknya juga mendapati adanya satu bilik suara yang ukurannya tidak sama atau berbeda dengan bilik lainnya.
“Kerusakan ini kita laporkan lewat Silog, jadi prosesnya cepat by sistem, jadi KPU RI bisa segera tahu dan bisa diantisipasi,” pungkasnya.
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Dhita Septiadarma



















