Medan Cukup Sulit, Progres Huntara Tanah Retak Desa Tumpuk Ponorogo sudah 62 Persen

Medan Cukup Sulit, Progres Huntara Tanah Retak Desa Tumpuk Ponorogo sudah 62 Persen

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Progres pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi tanah retak di Dukuh Sumber, Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo sudah menyentuh angka 63 persen.

Pembangunan huntara yang berada di Petak 149 Lunggur Mojo tersebut berjumlah 42 unit, saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Ponorogo, Masun mengatakan meski masih sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, namun mengakui mengalami kesulitan dalam pembangunan Huntara. Pasalnya, kondisi lokasi cukup sulit serta kondisi cuaca saat ini.

Read More

“Memang ada perlambatan pengiriman material bangunan karena kondisi medannya sulit,” ungkap Masun kepada wartawan, Rabu (6/12/203).

Kendati demikian, pihaknya menjamin bahwa pembangunan Huntara untuk para pengungsi tersebut akan selesai pada akhir Desember ini. Termasuk pembangunan fasilitas umum untuk para pengungsi, seperti aliran listrik, instalasi air bersih dan toilet umum.

“Listrik masih kita koordinasikan bersama PLN Minggu ini semoga rampung, untuk air kita gunakan air tanah tapi perlu kajian paling tidak tiga pekan kedepan,” terang Masun.

Mantan Kepala Dispertahankan tersebut juga menjelaskan bahwa saat ini jumlah pengungsi tanah retak berjumlah 42 KK, dimana yang masih bertahan di Gedung sekolah TK berjumlah 22 KK atau sekitar 80 orang. Sedangkan 20 KK lainnya memilih tinggal di rumah saudaranya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *