Yuda Virdana Putra Jaksa Gemar Pelajari Candi dan Arca, Sempatkan Berkunjung ke Tempat Bersejarah

Kediri, SEJAHTERA.CO – Tidak hanya fokus pada hukum, jaksa satu ini juga memiliki ketertarikan terhadap sejarah. Karena itu selama bekerja di Kediri dia menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke situs-situ kuno yang kaya akan pengetahuan masa lampau.

 

Jaksa merupakan tempat untuk memberikan keadilan kepada masyarakat dan sebagai tempat untuk mengabdi kepada negara dengan ketulusan hati demi menegakkan hukum. Itulah kata yang diucapkan Yuda Virdana Putra, yang kini  menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi)  Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri.

Read More

Siapa sangka, di balik kesibukan kesehariannya melaksanakan tugasnya sebagai jaksa, ternyata pria kelahiran 1984 silam ini memiliki hobi mengunjungi candi hingga arca di Kediri. Tidak hanya sekedar melihat, dia juga mempelajari dan menelusuri tentang peninggalan sejarah zaman dahulu itu.

 

Jaksa asal Balikpapan Kalimantan Timur ini merasa senang ketika pertama kali ditugaskan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri. Menurutnya, Kediri merupakan tempat lahirnya para raja-raja atau kerajaan besar dan memiliki banyak cerita menarik.

Dari situlah, dia menyukai karena cikal bakalnya berasal dari Kediri sehingga membuatnya untuk belajar mengenal lebih detail tentang sejarah ini.

 

“Saya pun penasaran Kediri itu seperti apa, akhirnya saya cari informasi di internet lewat ponsel,” kata Yuda.

Lelaki berusia yang berusia 39 tahun ini memiliki prinsip takjub dan suka dengan peninggalan sejarah zaman dahulu yakni candi maupun arca di wilayah Kediri. Sebab, benda sejarah seperti itu tidak dapat dia temukan di tempat tinggalnya.

 

Oleh karenanya, jaksa yang akrab disapa Yuda ini ingin melihat secara langsung bahwa nenek moyang bangsa Indonesia memiliki karya seni peninggalan yang luar biasa.

Dia menilai, bilamana dibandingkan dengan patung dan bangunan saat ini memang sangat jauh sekali dari ketahanan dan detailnya.

“Mungkin benda sejarah seperti itu di tempat tinggal saya ada, tapi jarang sekali ditemui,” ucapnya.

 

Selama menjabat di Kediri, Mantan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (kejari) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu sudah mengunjungi sejumlah peninggalan sejarah yakni situs Adan-Adan, Situs Semen, Totok Kerot, hingga Calon Arang.

Tidak hanya sekedar melihat, Yuda kerap kali mencari informasi tentang situs yang dia kunjungi untuk mengetahui asal mula ataupun ceritanya.

“Itu kan sudah pasti ada cerita-cerita  legenda semuanya tersendiri. Di situlah membuat saya merasa takjub dan senang,” jelasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *