Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Rupanya sambungan listrik rumah tangga belum 100 persen menyeluruh di Kabupaten Tulungagung. Pasalnya, terdapat beberapa wilayah yang justru belum sepenuhnya dialiri listrik terutama di wilayah pegunungan.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Tulungagung, Resma Dwida Pantri mengatakan, wilayah yang dilayani olehnya yakni paling utara Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, paling Timur Kecamatan Sumbergempol Tulungagung, paling Barat Kecamatan Sendang, Pagerwojo dan paling selatan Kecamatan Boyolangu.
Dia mengakui jika jaringan listrik rumah tangga bagi masyarakat Tulungagung yang ada di wilayah pelayanan ULP PLN Tulungagung memang belum 100 persen. Pasalnya, hingga tahun 2023 ini, masih terdapat beberapa wilayah yang belum dialiri listrik.
“Untuk ULP PLN Tulungagung memang tidak mengcover semua wilayah di Tulungagung, karena untuk wilayah timur Tulungagung dicover ULP PLN Ngunut, di selatan ada ULP PLN Campurdarat, jadi memang dibagi wilayahnya,” kata Resma Dwida Pantri, Minggu (17/12/2023).
Meski belum 100 persen, ungkap Resma, namun angka tersebut tergolong kecil. Adapun 99 persen wilayah di bawah jangkauan ULP PLN Tulungagung sudah dialiri listrik.
Sedangkan sisa 1 persen tersebut yakni wilayah yang belum dialiri listrik yang mana terkendala faktor geografi.
Wilayah yang belum dialiri listrik tersebut yakni berada di pegunungan, yakni hanya beberapa desa saja di Kecamatan Pagerwojo. Rumah-rumah yang belum dialiri listrik tersebut berada pada kawasan pelosok pegunungan yang jauh dari jangkauan gardu induk pada wilayah tersebut.
“Kalau tidak salah ada sekitar lima desa saja yang belum dialiri listrik dari total 11 desa di Kecamatan Pagerwojo. Jadi lima desa itu masuk kawasan 3T yakni terluar, tertinggal dan terdepan,” ungkapnya.



















