Selamatkan Sumber Mata Air, Pj Wali Kota Kediri Tanam Pohon di Sumber Cakarwesi

Zanariah menjelaskan saat ini berada di masa perkembangan ekonomi dan teknologi yang begitu cepat. Sayangnya dua hal tersebut sering diiringi oleh kerusakan lingkungan.

 

Deforestasi, polusi udara, dan polusi air yang dapat merugikan alam juga manusia itu sendiri. Dibutuhkan kesadaran untuk menjaga dan memelihara alam. Agar seimbang antara perkembangan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Read More

Apa yang dilakukan hari ini tidak hanya berkaitan dengan pelestarian alam tetapi membawa manfaat lebih besar. Yakni memelihara peradaban manusia sehingga Sumber Cakarwesi ini akan terus bisa digunakan sebagai irigasi pertanian dan pariwisata.

 

“Saya sampaikan apresiasi kepada Tim Ekspedisi karena telah meluangkan waktunya untuk berkegiatan positif merawat vegetasi air. Saya berharap kolaborasi ini terus berlanjut sampai mata air yang ada di Kota dan Kabupaten Kediri terus terpelihara. Saya juga senang dalam kegiatan ini melibatkan gen z dimana dari publikasi mereka kegiatan ini akan diikuti oleh yang lain,” pungkasnya.

Di Kota Kediri sendiri ada 3 sumber yang didatangi Tim Ekspedisi Penyelamatan Mata Air. Ada sumber Jasem di Kelurahan Betet, Sumber Cakarwesi di Kelurahan Tosaren, dan Sumber Ngembak di Kelurahan Gayam. Ekspedisi ini dilakukan dengan melihat kondisi fisik sumber mata air, baku mutu air, ekosistem, hingga penggalian mitologi dan legenda. Kegiatan ini menggandeng akademisi, DLHKP, Perhutani, aktivis lingkungan dan komunitas.

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *