Disampaikan Ketua Komisi B, terdapat sebanyak 750.000 bidang yang masuk dalam data Bapenda. Dari ratusan ribu bidang tadi, terdapat margin error yang bakal segera dilakukan pembenahan.
Sementara itu Kepala Bapenda Jombang, Hartono, menyampaikan jika Pj. Bupati mendorong masyarakat untuk melapor. “Saat ini kami juga memerintahkan kepala dusun (Kasun) untuk turun langsung ke wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Seiring melakukan upaya pembenahan tadi, Bapenda mengakui jika terdapat kesalahan. Baik itu kesalahan ketik, kesalahan penentuan, hingga kesalahan perhitungan.
Seperti diberitakan, ratusan warga Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang, mendatangi kantor, Senin (29/01/2024). Mereka mengembalikan tagihan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) yang naik berlipat.
Seperti Erni Setyaningsih, salah satu warga ini misalnya. Ia datang untuk meminta keringanan tagihan PBB milik orang tuanya yang naik berlipat.
“Ini mau minta keringanan pajak yang awalnya Rp 316.00 ribu sekarang naik jadi Rp 759.000,” kata Erni kepada awak media.
Sementara Kades Kepatihan Erwin Pribadi membenarkan warganya mengadukan kenaikan PBB. “Rata-rata kenaikannya antara 300 hingga 500 persen,” katanya.
Reporter : Taufiqur Rachman



















