Mucul Kasus Leptospirosis, Disnakeswan Tulungagung Uji Sampel 6 Ternak

Mucul Kasus Leptospirosis, Disnakeswan Tulungagung Uji Sampel 6 Ternak

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Enam hewan ternak di sekitar rumah korban tewas akibat kasus leptospirosis di Kabupaten Tulungagung sudah diperiksa oleh Dinas Peternakan dan Keseharan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung. Hasilnya hewan ternak tersebut tidak menunjukkan adanya gejala leptospirosis.

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan), Disnakeswan Kabupaten Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan terkait adanya temuan kasus leptospirosis di Kecamatan Sumbergempol pada akhir Januari 2024 yang menyebabkan satu warga meninggal dunia.

Warga tersebut memiliki hewan ternak sapi, sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung diminta memantau hewan ternak tersebut. Kemudian sampel urine, feses hingga air yang ada di sekitar kandang ternak tersebut untuk dilakukan uji lab.

Read More

“Kemarin itu setelah ada laporan kasus leptospirosis di Sumbergempol, kami pangsung mengambil sampel hewan ternak milik korban yakni tiga ekor kambing dan tiga ekor sapi milik tetangga korban,” kata drh. Tutus Sumaryani, Minggu (18/2/2024).

Adapun proses uji lab belum selesai dan laporan dari balai besar veteriner belum keluar. Maka apakah sampel positif leptospirosis atau tidak belum diketahui.

Berdasarkan pemeriksaan fisik hewan ternak milik korban, petugas tidak menemukan tanda-tanda gejala leptospirosis pada sapi. Namun, untuk memastikan apakah ada bakteri leptospira di dalam hewan ternak itu, harus menunggu hasil uji lab.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *