Jombang, SEJAHTERA.CO – Warga Jombang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab hingga kini serangan DBD telah merenggut empat nyawa warga.
Demikian disampaikan DR. dr Ma’murotus Sa’diyah, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, lewat rilis pada wartawan, Kamis (22/02/2024).
Menurut Ning Eyik, sapaan Ma’murotus, keempat pasien tersebut meninggal dunia pada Februari 2024 akibat dengue shock syndrome (DSS).
Dari keempat pasien yang meninggal, tiga di antaranya adalah anak-anak, sedangkan satu pasien merupakan dewasa. “Pasien terakhir yang meninggal adalah balita berusia 4 tahun dari Kecamatan Mojoagung,” paparnya.
Ning Eyik menambahkan, dari Oktober 2023 hingga Februari 2024, telah mencatat lonjakan kasus pasien DBD yang masuk ke RSUD Jombang.



















