Kediri, SEJAHTERA.CO – Dugaan perundungan yang berakibat tewasnya Bintang Balqis Maulana (14) di salah satu ponpes di Mojo, menjadi perhatian Kantor Kemenag Kabupaten Kediri.
Karenanya, Kantor Kemenag memaksimalkan cegah bullying atau perundungan dengan penguatan komunikasi antar siswa, santri guru, kepala sekolah dan pengasuh pondok.
Ahmad Faiz, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kediri, berharap, peristiwa yang menimpa santri asal Banyuwangi dan tewas di Kediri, tidak terulang lagi. Dia berharap pengasuh ponpes ataupun guru lebih introspeksi diri dan lebih cermat mengawasi anak didiknya di ponpes atau di madrasah.
Sebelumnya, Kantor Kemenag sudah sering berikan pencerahan dan edukasi dampak perundungan atau bulying sesama santri di ponpes dan siswa di Madrasah. “Tujuannya agar hal tersebut tidak terjadi dan lebih menjaga toleransi,” jelasnya.



















