Banjir Munjungan Trenggalek, Merusak Sekolah dan Murid Diliburkan

Banjir Munjungan Trenggalek, Merusak Sekolah dan Murid Diliburkan

“Hari ini kita membersihkan sisa lumpur dengan peralatan dan tenaga seadanya,” pungkasnya.

Dari keterangan pihak sekolah, rencananya aktivitas pembelajaran di sekolah dimulai pada Senin (22/4/2024). Pihak sekolah masih akan melakukan pembersihan sisa-sisa material pada Sabtu (20/4/2024).

Merujuk data terbaru BPBD Trenggalek, bencana banjir dan longsor terjadi di 15 desa dari 7 kecamatan.

Read More

Total ada delapan rumah warga rusak, beserta sebuah masjid, serta kerusakan-kerusakan lainnya. Empat rumah warga dan sebuah masjid di Desa Munjungan rusak terdampak banjir, empat rumah lainnya rusak tertimpa longsor di Desa Sumurup Kecamatan Bendungan.

BPBD Trenggalek mengonfirmasi tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Agoes Setiono mengatakan, belum menerima adanya laporan kerusakan fasilitas pendidikan tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama yang jadi wewenang Kabupaten Trenggalek.

Kendati begitu, pihaknya menyebut aktivitas pembelajaran sempat terkendala karena proses pembersihan material.

“Kalau muridnya sampai dipulangkan tidak mungkin. Tapi kalau ada yang mungkin di rumahnya repot jika dia gak masuk sekolah, kita memaklumi. Jadi untuk kegiatan belajar di sekolah masih bisa dilaksanakan,” kata Agoes.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Dhita Septiadarma

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *