Banjir Trenggalek, Sebanyak 541 Rumah dan 1.948 Warga Terdampak

Banjir Trenggalek, Sebanyak 541 Rumah dan 1.948 Warga Terdampak

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 541 rumah di Kabupaten Trenggalek tergenang banjir. Akibatnya sebanyak 1.948 warga dari 541 kepala keluarga terdampak. Jumlah itu merujuk rekapitulasi data kebencanaan yang dilakukan BPBD Trenggalek.

Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, data terbaru ratusan rumah warga yang terdampak banjir luapan dan genangan itu tersebar di 18 desa dari delapan kecamatan.

Delapan kecamatan itu meliputi, Trenggalek, Karangan, Pogalan, Gandusari, Kampak, Watulimo, Munjungan dan Panggul.

Read More

“Data terbaru ada 18 desa di 8 kecamatan. Selain rumah, dua fasum/fasos dilaporkan tergenang,” kata Triadi.

Kondisi terkini, kata Triadi, banjir di 17 desa telah surut. Sementara banjir genangan masih terjadi di wilayah Desa Karanganyar Kecamatan Gandusari.

Namun dipantau pukul 13.00 WIB, air berangsur-angsur surut. Saat ini petugas gabungan masih berjibaku membersihkan material dampak banjir.

“Selain itu kita juga lakukan evakuasi masyarakat terdampak hingga pengecekan lokasi dan assesmen kebutuhan penanganan,” imbuhnya.

Banjir itu, lanjut Triadi, dipicu hujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (18/4/2024) pukul 17.00 hingga pukul 23.30 WIB.

Selain banjir, hujan lebat itu juga mengakibatkan bencana longsor di wilayah Kecamatan Bendungan. Sebanyak empat rumah warga yang ada di Desa Dompyong dan Sumurup rusak terdampak longsor.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *