“Untuk rambu-rambu di atas akan kami ajukan ke Dishub, terkait penambahan guide rail, karena guide rail pembatas buatan ini hanya pembatas yang terbuat dari ban motor. Sehingga untuk kekuatan menahan masih belum mampu, bila terjadi benturan,” terangnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, mobil Fortuner bernomor polisi B 1683 TJG berisi sembilan orang mengalami kecelakaan tunggal yang terperosok di area hutan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), tepatnya di jurang Lajeng, wilayah Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo. Mereka rombongan acara pengantin di Lumajang dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.
Reporter :Arief Juli Prabowo
Editor : Gimo Hadiwibowo



















