Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, digegerkan oleh insiden tragis seorang pria yang tewas setelah menabrakkan diri ke Kereta Api (KA) Majapahit pada Rabu (2/8/2026) pagi. Korban diduga kuat nekat mengakhiri hidupnya akibat mengalami depresi.
Baca juga:Enam Kursi Kepala Dinas Pemkot Blitar Terisi, Tiga Jabatan Masih Lowong
Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Memo, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.01 WIB di perlintasan rel KA kilometer 117+9 wilayah Desa Pojok, Kecamatan Garum. Korban diidentifikasi berinisial MS (55), seorang warga Jalan Sakura, Kelurahan Kepanjenkidul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
“Informasi awal yang kami terima, aksi nekat korban dipicu oleh kondisi depresi,” terang Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, Rabu (2/8/2026).
Insiden bermula saat KA Majapahit melaju dari arah Stasiun Blitar menuju Malang. Ketika melintas di titik lokasi kejadian, masinis mendapati seorang pria yang tiba-tiba melompat dan menabrakkan diri ke arah kereta api. Masinis segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak stasiun terdekat.



















