Berdasarkan data, sejak dibangun awal Bendungan Wlingi Raya memiliki 25 juta meter kubik air. Tetapi saat ini hanya 2,5 juta meter kubik. Berkurangnya tampungan air itu karena adanya sedimen di dasar sungai.
“Nah salah satu cara mengembalikan dan menambah kubik air, dengan cara dikurangi sedimennya,” jelasnya.
Dia mengatakan saat ini rata-rata jumlah sedimen sekitar 350 ribu sampai 500 ribu meter kubik. Jika tidak dikurangi, dikhawatirkan mengganggu fungsi bendungan.
Karena baik Bendungan Lodoyo dan Wlingi Raya terdapat pembangkit listrik tenaga airnya. Pihaknya mengimbau agar warga yang berada di sekitar sungai berhati-hati. Karena gelontoran air sangat tinggi. Air membawa sedimen berupa lumpur.
“Gelontoran ini juga berfungsi mengisi relung-relung sungai yang berlubang. Sekali lagi hati-hati saat ini masih proses gelontoran,” pungkasnya.
Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Gimo Hadiwibowo



















