“Pernikahan keduanya pada hari Senin Kliwon pada penanggalan jawa. Raden Tumenggung minta, setiap tahunnya diperingati dengan acara labuh larung sembonyo,” imbuhnya.
Selain prosesi larung, rangkaian dalam kegiatan itu adalah penampilan kesenian jaranan hingga langgam tayub. Kegiatan itu lambat laun merambah ke sektor wisata kebudayaan dan selalu ramai dipadati pengunjung, termasuk para wisatawan.
“Lewat kegiatan itu sekaligus dapat meningkatkan perekonomian nelayan dan masyarakat serta meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya.
Reporter : Angga Prasetya
Editor : Gimo Hadiwibowo



















