Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Menjelang Idul Adha, Pemkab Ponorogo menyiapkan ratusan jagal hewan untuk mengikuti pelatihan juru sembelih halal (Juleha).
Total ada 200 orang tukang jagal yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi untuk program Juleha yang tersebar di seluruh kecamatan di Ponorogo.
Selain itu, kegiatan pelatihan jagal juga dibarengi dengan pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Juleha Kabupaten Ponorogo untuk periode 2024-2027 di Pendopo Agung, Kamis (24/5/2024).
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan jika pelatihan Juleha ini penting.
Pasalnya selain memastikan seluruh jagal dapat menyembelih sesuai syariat, harapannya para Juleha nanti aktif saat Idul Adha.
Sugiri berharap mereka dapat menjadi penyalur informasi dan sosialisasi bagi para jagal yang lain yang belum memiliki keahlian menyembelih secara syariat.
“Kalau menyembelih secara halal, maka daging yang dimakan halal, secara otomatis tubuh menyerap makanan halal sehingga pikiran jadi positif jadi baik jadi sehat. Jangan sampai memakan makanan yang tidak halal, nanti dalam tubuh mengalir darah dan daging haram, jatuhnya pikiran jadi negatif terus,” terang Sugiri.
Sementara itu, Ketua DPW Juleha Jatim, Imam Fauzi mengatakan, merujuk hasil penelitian 2019, sebanyak 80 persen proses penyembelihan hewan yang dilakukan di Jatim tidak sesuai syariat dan tidak halal.


















