Timnas Voli Indonesia Tanpa Megatron, Dibantai Hong Kong 0-3 pada AVC Challenge Cup 2024, Ini Kata Loudry Maspaitella

Timnas Voli Indonesia Tanpa Megatron, Dibantai Hong Kong 0-3 pada AVC Challenge Cup 2024, Ini Kata Loudry Maspaitella

Jakarta, SEJAHTERA.CO –Tanpa Megawati Hangestri atau Megatron, Timnas Voli Putri Indonesia dibantai Hong Kong, 0-3 (21-24, 24-26, 19-25).

Laga  Timnas Voli Putri Indonesia dengan Hong Kong berlangsung pada ajang AVC Challenge Cup 2024 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina, Kamis (23/5/2024).

Kedua tim, Timnas Voli Putri Indonesia kontra Hong Kong berada atau bertanding dalam grup B AVC Challenge.

Read More

Sejak awal pertandingan, Timnas Voli Putri Indonesia yang didukung Bank Mandiri, terus mendapat tekanan dari Hong Kong.

Namun, tim Merah Putih berhasil menyamakan keadaan menjadi 7-7. Hanya saja, setelah itu, Hong Kong menguasai pertandingan dan memenangi set.

Di set kedua, Hong Kong terus menunjukkan penampilan apik, sehingga Timnas Voli Putri Indonesia harus tertinggal 13-19.

Selanjutnya, Nita Sesanti memberi angin segar setelah menambah poin Timnas Voli Putri Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari Hong Kong menjadi 17-21.

Pertarungan menjadi ketat, tetapi kemenangan tetap jadi milik Hong Kong. Di set ketiga, Timnas Voli Putri Indonesia lagi-lagi harus tunduk, mengakui kehebatan lawan.

Seperti diketahui, Timnas Voli Putri Indonesia siap tampil dalam ajang AVC Challenge Cup for Women 2024 yang berlangsung 22-29 Mei 2024 di Rizal Memorial Coliseum, Manila, Filipina.

“Meski mengandalkan para pemain muda, kami siap menghadapi tim mana pun. Apapun hasilnya, kami siap berlaga. Kami keluarkan performa terbaik,” kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Loudry Maspaitella, Selasa (21/5/2024).

Menurut Loudry, pihaknya tidak menuntut hasil di AVC Challenge 2024 ini. Sebab, yang dikirim adalah pemain-pemain muda yang masih minim pengalaman.

“Target menambah jam terbang. Target kami AVC Challenge 2025 mendatang. Kita juga menargetkan medali perak pada SEA Games 2025 mendatang,” katanya.

“Saat ini, dari 11 pemain yang dikirim, rata-rata berumur 18 tahun. Paling tua berumur kelahiran 2001 dan paling muda 2008,” tambahnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *