“Jadi dengan adanya pelatihan ini kita harapkan semua pekerja sosial dan ASN di lingkungan Pemkot Kediri bisa menjembatani komunikasi dengan masyarakat tuna rungu sehingga tidak ada diskriminasi pelayanan karena memudahkan berkomunikasi,” ujarnya.
Satu di antara peserta, Nur Mufid, perwakilan ASN Dinas Kominfo Kota Kediri menyambut baik digelarnya pelatihan bahasa isyarat. Meskipun hanya digelar selama satu hari, ia merasa antusias dan bersemangat untuk mempelajari bahasa isyarat.
Selama mengikuti pelatihan, Ia merasa tidak mengalami kesulitan karena di samping pemberian materi dikemas dengan cara yang menarik juga para peserta diminta untuk praktik Bahasa Isyarat secara langsung.
“Saya sangat senang bisa berkesempatan mengikuti pelatihan ini, harapan Saya semoga ke depannya apa yang telah dipelajari hari ini bisa memudahkan dalam berkomunikasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dari kalangan tuli,” pungkasnya.
Editor: Dhita Septiadarma


















