“Wah kalau itu yang bersangkutan yang mengetahui. Yang jelas kami mengapresiasi mendaftar ke partai kami,” katanya.
Tjutjuk Sunario bukanlah kandidat yang adu nasib di Demokrat. Sebelumnya sudah ada beberapa tokoh yang juga mencoba peruntungan di Demokrat.
Di antaranya Supriarno (pengacara), Wima B (putra mantan bupati Herry Noegroho), Dipo Wibowo (pengusaha) dan terakhir Tjutjuk Sunario.
Saat ini Partai Demokrat di DPRD Kabupaten Blitar hanya memiliki 2 kursi. Sementara minimal kursi jika macung bupati 10. Gerindra 7 kursi. Jika Gerindra gabung dengan Demokrat 9 kursi, berarti kurang 1.
Reporter : Abdul Aziz Wahyudi
Editor : Gimo Hadiwibowo



















