“Kalau reklame biasa kita harus mencetak banner dan berganti ganti. Kalau pakai videotron tidak perlu mencetak banner, jadi ini bentuk efisiensi,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melatih petugas khusus yang akan mengoperasikan alat tersebut. Termasuk bertugas melakukan perawatan kelistrikan dan layar panel videotron.
Pihak ketiga juga diklaim menggaransi tiga tahun videotron tersebut.
Pihaknya berharap videotron dapat memuaskan dahaga para pecinta sepak bola. Di samping menjadi alternatif promosi wisata serta kegiatan.
“Sudah diusulkan sejak tahu lalu dan baru terealisasi tahun ini,” pungkasnya.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor: Gimo Hadiwibowo



















