Sementara itu, Gus Fahmi juga mengungkapkan bahwa wisata religi Makam Gus Dur di Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, dipadati oleh peziarah pada momen Idul Adha ini. Pada hari biasa, jumlah peziarah yang datang mencapai sekitar 3.000 orang per hari.
“Namun, pada akhir pekan dan hari-hari libur, jumlah ini dapat melonjak hingga tiga kali lipat, mencapai lebih dari 15.000 orang,” bebernya.
Lonjakan peziarah ini tidak hanya membawa berkah bagi umat Islam tetapi juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat sekitar.
“Banyak pedagang kaki lima yang membuka lapak di sepanjang jalan menuju makam Gus Dur, memanfaatkan peningkatan jumlah pengunjung,” pungkasnya.
Reporter : Agung Pamungkas
Editor: Gimo Hadiwibowo



















