Baca Juga : Resep Cah Kangkung Super Simple Yang Bisa Jadi Menu Harian Simple Untuk Keluarga Tercinta
Ada sekitar 8-9 pulau yang disebut sudah berpindah tangan. Merespons itu, Pemkab Trenggalek telah mengambil langkah sehingga pulau-pulau itu bakal kembali ke pangkuan Trenggalek. Mas Ipin menyebut bakal ada pembahasan lanjutan di tingkat atas untuk memecah persoalan tersebut.
“Akan ada high level meeting, di level atas. Kalau saya lihat de-facto wilayahnya saja. Itu kan benar-benar terletak di selatan kita, wajar kalau itu masuk ke kita. Kemudian masukan dari Polairud, TNI-AL, tentu nanti masuk ke Tulungagung, akan memperumit ruang kerja mereka,” pungkasnya.
Baca Juga : Selebgram Promosikan Judol Ditahan Kejaksaan Negeri Tulungagung
Sebelumnya, dalam rapat Komisi I DPRD Trenggalek bersama bidang pemerintahan di Kantor DPRD Trenggalek membahas soal progres pengembalian aset pulau yang disebut di klaim Pemerintah Tulungagung. Dulunya, pulau-pulau itu disebut milik Trenggalek, namun saat perubahan RTRW pulau itu disebut masuk wilayah Tulungagung.
“Namun karena ada perubahan RTRW sana (Tulungagung) lebih dulu mengajukan dan di klaim. Sementara RTRW kita masih berproses. Kami akan menunjukkan ke kementerian dan pemerintah provinsi bahwa pulau itu memang milik Trenggalek,” kata Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Alwi Burhanuddin.



















