Setelah pagar roboh, ratusan massa mulai berusaha memasuki gedung DPRD Kota Malang dan petugas kemanan dikerahkan untuk menghalau massa.
Kendaraan water canon milik kepollisian juga difungsikan untuk membuat massa bubar supaya situasi kembali kondusif.
Keadaan mulai tak terkendali ketika massa di luar melempari batu dan flare ke dalam gedung DPRD Kota Malang. Sampai saat ini petugas masih berusaha mengamankan kondisi.
BACA JUGA : Petahana Dipayungi Koalisi Gemuk pada Pilkada Ponorogo, Dua Lagi Diharapkan Gabung
Info awal yang didapat sempat ada korban terluka akibat kericuhan itu dan sudah mendapatkan perawatan.
Sampai dengan berita ini ditulis, massa masih melanjutkan aksi unjuk rasa mengawal putusan MK terkait aturan Pilkada 2024.
Reporter ; Arief Juli Prabowo
Editor : Irwan Maftuhin



















