Blitar, SEJAHTERA.CO – Minat warga Kabupaten Blitar untuk beternak entok (mentok) tinggi. Tetapi sayang, karena mahalnya harga pakan, menjadi kendala selama ini.
Berbekal masalah yang kerap mendera para peternak entok di Kabupaten Blitar itu menjadi atensi para ahli dari perguruan tinggi.
Baca Juga :Dikawal Ribuan Relawan GuRu, Mas Gum dan H Rudi Jadi Pendaftar Pertama di KPU Kota Batu
“Kami membuat pakan ternak alternatif untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam usaha peternakan entok sehingga tak selalu menggantungkan pakan dari pabrik,” kata Anang Widigdyo, M.Pt, Dosen Pengolahan Hasil Ternak Unggas, Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, Rabu (28/8).
Untuk itu, dia bersama para dosen lain, di antaranya Nur Agustin Mardiana, S.TP, M.TP dan Panji Purnomo, M.Pd turun lapangan.
Kali ini turun ke peternak entok di Dusun Kedungrejo, Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun.
Baca Juga :Harga Tinggi, Dosen AKN Putra Sang Fajar Blitar Ciptakan Alternatif Pakan Ternak Berbahan Onggok
Sebanyak 25 peternak yang tergabung Kelompok Tani Ternak Rojo Koyo Berkah diberi pendampingan pembuatan pakan ternak alternatif.
Dia mengatakan tujuan pengabdian ini memberikan pendampingan peternak dalam menyelesaikan masalah.



















