Pihaknya optimis pelatihan emak-emak itu bakal melahirkan wirausaha handal. Apalagi di latih oleh mentor kompeten.
Baca Juga :Gerebek Kos-kosan di Kediri, Sita Paket Sabu Siap Edar
“Ini mentor yang berpengalaman dengan para NGO-NGO di dunia. Dan juga sudah terbukti, ketika kita diberi anggaran dari USAID, banyak yang sudah punya omset sampai miliaran, karena tangan dingin beliau. Jadi saya senang, ketika tahu kalau Mas Avril yang ngisi,” pungkasnya.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Trenggalek, Cusi Kurniawati menambahkan, pelatihan kewirausahaan ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan sumberdaya manusia yang kreatif.
Baca Juga :Sempat Telat, Kiriman BBM Subsidi di Kota Blitar Kembali Normal
Pelatihan yang diikuti 37 perempuan dan 16 laki-laki itu untuk mewujudkan 5.000 wirausaha perempuan baru di Trenggalek.
“Kategori peserta yang diambil kali ini adalah mereka yang belum memiliki usaha sampai dengan memiliki usaha rintisan yang berjalan kurang dari 1 tahun, dengan rentang usia peserta antara 19 sampai dengan 43 tahun,” kata dia.



















