Warga Desa Sengon Jombang Keluhkan Elpiji 3 Kg yang Langka, Harga Capai Rp 20 Ribu per-Tabung

Warga Desa Sengon Jombang Keluhkan Elpiji 3 Kg yang Langka, Harga Capai Rp 20 Ribu per-Tabung
Suasana di salah satu pangkalan elpiji di Desa Sengon. (agung/sejahtera.co)

Pengurangan distribusi ini diperparah oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat, terutama selama musim kemarau. Banyak petani di daerah tersebut menggunakan LPG untuk mengoperasikan pompa air di sawah mereka, yang semakin memperbesar permintaan terhadap gas bersubsidi ini.

Kelangkaan LPG juga dirasakan di tingkat rumah tangga. Maulana Ibrahim, salah satu warga Jombang, mengaku kesulitan mendapatkan gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :Pemkot Batu Umumkan Juara Lomba Sayembara Logo HUT ke-23 Kota Batu

Read More

“Saya sudah berkeliling ke beberapa toko, tapi stoknya habis semua. Bahkan, harga sekarang sudah naik jadi Rp20 ribu per tabung, biasanya hanya Rp17 ribu sampai Rp18 ribu,” keluhnya.

i ini membuat masyarakat semakin tertekan dan berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi kelangkaan ini.

Selain itu, warga juga mendesak Pertamina untuk memperbaiki distribusi dan mengembalikan pasokan elpiji 3 kilogram ke kondisi normal.

Baca Juga :KPU Kabupaten Blitar Mulai Rekrut KPPS, Butuh 12.348 Personel

“Berharap agar harga gas elpiji bisa kembali stabil dan masyarakat tidak terus mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan harian mereka,” pungkas Ibrahim.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *