Baca Juga :PUPR Kota Batu Gaspol Pedestrian, Target Awal November Selesai 100 Persen
Agung menambahkan jika saat ini sebanyak 1,2 juta liter air telah disalurkan oleh BPBD Ponorogo. Jumlah tersebut tidak termasuk bantuan dari pihak swasta maupun instansi lainnya.
Setiap titik lokasi kekeringan BPBD menyalurkan sebanyak 5.000 hingga 12.000 liter sekali droping, tergantung pada luas wilayah dan jumlah jiwa yang terdampak.
“Rata-rata seminggu kita melakukan droping dua kali, ya karena air bersih merupakan kebutuhan baku bagi masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga :Akhir Pekan, Satresnarkoba Polres Nganjuk Ungkap Dua Kasus Narkoba
Pihaknya belum memastikan kapan musim kemarau ini berakhir. Namun, jika menganut prediksi BMKG pada pertengahan Oktober hingga awal November ini sebenarnya Ponorogo sudah memasuki musim penghujan.
“Selama masih belum turun hujan dan masih adanya permintaan droping air bersih, kami ya tetap akan melakukannya (droping) terus,” tandas Agung.



















