Untuk lipstik, ia menyebut bahwa komisioner lelaki yang ada di KPU Kota Madiun masih banci semua, maka dari itu pihaknya memberi sebuah lipstik.
“Sedangkan untuk Bawaslu Kota Madiun, daster dan bra ini agar mereka benar-benar menjadi lelaki (bukan banci) karena tidak bisa menyelesaikan temuannya sendiri. Dan mengenai wortel, filosofinya adalah vitamin A, agar dalam pengawasan lebih jeli dan lebih awas dari yang sekarang,” bebernya.
Baca Juga :Cara Unik Satlantas Polres Batu Sosialisasi Operasi Zebra Semeru 2024 pada Pelajar SD
Ia pun berharap bahwa pihak KPU Kota Madiun dan Bawaslu Kota Madiun bisa bekerja secara profesional, integritas dan tidak memihak kepada siapapun.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Madiun Pita Anjarsari menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kepedulian masyarakat terhadap tahapan Pilkada serentak 2024 Kota Madiun.
Baca Juga :Sejumlah Infrastruktur Rusak Terdampak Bencana, ini Langkah Pemkab Trenggalek
“Terima kasih atas kunjungan serta penyampaian aspirasi pada hari ini. Tentunya atensi yang diberikan ini, kami KPU Kota Madiun akan berupaya semaksimal mungkin agar Pilkada Kota Madiun bisa terselenggara dengan aman, nyaman dan damai sesuai yang diharapkan,” ungkapnya.
Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Madiun, Novery Wahyu Hidayat, mengaku berterima kasih banyak terhadap warga yang sudah datang serta memberikan aspirasi.
Baca Juga :Sebanyak 87 PMI Diberangkatkan ke New Zealand, Pj Bupati Tulungagung: Kerja di Perkebunan ApelĀ
“Tentunya ini adalah wujud kecintaan elemen masyarakat, agar kinerja Bawaslu Kota Madiun bisa menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.



















