Baca Juga :Sambut Hari Sumpah Pemuda, Situs Persada Sukarno Adakan Tasyakuran dan Dialog Sumpah Pemuda
Meningkatnya usaha kafe dan resto itu disebut-sebut sebagai dampak bagusnya iklim usaha di Kota Blitar. Utamanya sektor wisata. Baik wisata ikonik atau wisata even yang sudah menjadi langganan di Kota Blitar.
“Di Kota Blitar ada Makam Bung Karno yang merupakan maskot wisata religi dan beberapa event besar digelar di Kota Blitar dalam kurun waktu satu tahun juga banyak,” jelasnya.
Baca Juga :Melintang di Jalan Desa, Ular Piton Ditangkap Warga Kalipang Grogol, Begini Ceritanya
Dia memastikan, usaha makanan dan minuman tak ada matinya bahkan disebut-sebut prospektif. Itu berbeda dengan empat tahun lalu atau ketika puncaknya penyebaran Covid-19.
Jarang ada keramaian banyak yang pikir-pikir untuk membuka usaha. “Tetapi saat ini beda. Sudah normal seperti semula. Usaha kafe dan resto tidak ada matinya, karena makanan minuman itu kebutuhan,” ujarnya.
Selain itu, dalam beberapa tahun ini hotel dan penginapan tumbuh bak jamur. Hotel Bintang pun berdiri di Kota Blitar.
Baca Juga :Ungkap Peredaran Okerbaya, ini yang Diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk
Pihaknya memastikan tak membatasi atau tak mempersulit ketika pelaku usaha mengajukan izin. Jika persyaratan yang disyaratkan lengkap, izin pun sudah terbit. Pihaknya memberlakukan izin selain untuk pendataan juga memudahkan untuk pengawasan pemantauan.



















