Supriyono dan rekan-rekannya segera mengevakuasi diri dan melaporkan kebakaran tersebut ke petugas pemadam. Tak lama kemudian, lima unit mobil pemadam dari berbagai wilayah, termasuk Mojoagung, Ngoro, Ploso, dan Jombang, tiba di lokasi untuk memadamkan api yang terus merambat.
Baca Juga :Sambut Hari Sumpah Pemuda, Situs Persada Sukarno Adakan Tasyakuran dan Dialog Sumpah Pemuda
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB. Meski tak ada korban jiwa, kebakaran ini meluluhlantakkan gudang bahan baku, pakan ternak setengah jadi, dan bahan produksi lainnya yang diperkirakan mencapai 35 ton.
Kapolsek Mojowarno, AKP Trisula Hadi Warjianto, menduga bahwa kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik yang terhubung dengan mesin pabrik.
“Kabel yang menghubungkan mesin diduga menjadi pemicu kebakaran. Pabrik dan gudang habis terbakar, namun situasi kini sudah kondusif,” ungkap AKP Trisula.



















