Seminar Kajian Koleksi Museum Airlangga, Cara Pemerintah Kota Kediri Kenalkan Sejarah pada Generasi Muda

seminar sejarah
Disbudparpora Kota Kediri menggadakan kajian koleksi Museum Airlangga untuk mengenalkan sejarah pada generasi muda.(foto: diskominfo)

Sementara itu, dosen pendidikan sejarah Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri Sigit Widiatmoko yang juga menjadi salah satu narasumber pada seminar tersebut mengatakan, yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri dengan mengadakan seminar, adalah langkah yang tepat. Dengan mengundang pelajar dan mahasiswa, maka generasi muda bisa lebih mendapatkan edukasi dalam hal sejarah.

Baca juga:Pj Wali Kota Kediri Zanariah Berharap PKBM, TBM, dan LKP Berkontribusi untuk Pendidikan Non Formal

“Selain upaya dari Pemkot Kediri, sekolah-sekolah di Kota Kediri juga harus bisa lebih mendekatkan siswa ke museum, misal dengan menyesuaikan kurikulum untuk melakukan kunjungan ke museum. Jadi baik Pemkot Kediri sendiri, sekolah dan kampus di Kota Kediri harus bekerjasama mengenalkan Museum Airlangga,” jelasnya.

Read More

Dikesempatan yangsama, salah satu peserta dari UNP PGRI Kediri, Rinjani Pustasiwi mengaku senang bisa mengikuti seminar kajian koleksi Museum Airlangga. “Tentunya seminar ini sangat mengedukasi kami dalam mengenal koleksi bersejarah di Museum Airlangga. Dengan seminar ini, Museum Airlangga jadi bisa lebih dikenal, dan semoga juga bisa menarik adik-adik dari SMA sederajat untuk berkunjung ke Museum Airlangga,”ujarnya.

Rinjani mengaku sebagai mahasiswi Pendidikan Sejarah, ia kerap mengunjungi Museum Airlangga. Ia berharap kedepannya Pemkot Kediri bisa melakukan penataan Museum dengan lebih menarik lagi dan seminar yang melibatkan generasi muda bisa lebih sering dilaksanakan.

Dalam acara seminar tersebut, juga menghadirkan narasumber dari Balai pelestarian kebudayaan wilayah XI Jawa Timur Yanti Muda Oktaviana SS, dan Tomi Raditya Dahana S.Hum, kemudian dosen pendidikan sejarah dari UNP

Drs. Sigit widiatmoko Mpd, dan Gusti Garnis Sasmita Spd Mpd. Peserta seminar sebanyak 130 orang dari pelajar, mahasiswa dan guru seni budaya dari SMA, SMK dan MA Negeri dan Swasta di Kota Kediri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *