Dia menjelaskan, pengecekan bus dilakukan mulai 1 Desember hingga 20 Desember nanti. Petugas secara acak melakukan pemeriksaan terhadap body kendaraan, kelengkapan adminsitrasi dan lainnya.
Baca Juga :Libur Panjang, Fokus Pengamanan Objek Wisata Pesisir Selatan
“Sebenarnya ramp check ini rutin kita lakukan. Namun, karena momennya jelang Nataru kami tingkatkan lebih banyak lagi,” katanya.
Berdasarkan data, sejak awal hingga pertengahan Desember ini sudah ada 375 armada atau unit bus yang sudah menjalani pengecekan. Hasil pengecekan petugas menemukan sejumlah poin. Di antaranya ada armada yang perlu diperbaiki. Ini karena lampu rem belakang rusak dan ban kendaraan aus.
Baca Juga :Forkopimda Kota Blitar Sidak Ketersediaan Sembako Jelang Nataru, Ini Hasilnya
Ada juga pelanggaran administrasi, seperti penyimpangan trayek dan lainnya. “Kami minta untuk ditindaklanjuti. Kalau tak ada tindaklanjut bisa terancam tak boleh beroperasi. Karena berkaitan dengan penumpang,” pungkasnya.



















